Penjualan iPhone 11 Diprediksi Turun

Penjualan iPhone 11 Diprediksi Turun
Seperti sudah diumumkan bahwa Apple akan merilis iPhone generasi terbaru pada 10 September di Cupertino, Amerika Serikat. Namun, berdasarkan survei yang dilakukan situs keuangan WalletHub, penjualan iPhone 11 diprediksi akan menurun.

Dilaporkan BGR, survei di Amerika Serikat dilakukan terhadap lebih dari 1.600 responden yang dilakukan dari 19 Agustus sampai 23 Agustus menunjukkan, 28 persen responden berencana membeli iPhone edisi tahun lalu.

Disebutkan hal ini tidak terlalu mengejutkan mengingat bahwa pemilik iPhone memegang perangkat mereka untuk jangka waktu yang lebih usang daripada sebelumnya.

Pemilik iPhone akan secara rutin meningkatkan ke perangkat gres setiap dua tahun, siklus refresh hari ini mampu melampaui tiga tahun. iPhone lebih tahan usang daripada sebelumnya..

Survei Wallethub juga menyebutkan bahwa banyak pengguna hanya akan membeli perangkat gres kalau perangkat mereka dikala ini rusak.

Mengenai spesifikasi, skor Geekbench yang bocor juga tidak terlihat bagus: dugaan penerus iPhone XR mencetak 5.415 untuk single-core dan 11.294 untuk multi-core, yang hampir sama dengan model tahun lalu.

Dan berdasarkan bocoran, ponsel ini hanya mempunyai 4 GB RAM, lebih kecil dibandingkan ponsel Android mid-range yang mempunyai kapasitas RAM 6GB atau bahkan 8GB.

iPhone 11 hadir dengan OLED 5,8 inci berbeda dengan iPhone 11 Pro yang menyandang layar 6,5 inci. Sedangkan versi layar LCD 6,1 inci akan berjulukan iPhone 11R.

Fitur lain yang disematkan pada iPhone 2019 adalah, kamera belakang tiga lensa pada model kelas atas, baterai lebih besar, pengisian dua arah AirPods, dan beberapa fitur lainnya.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *