Gojek Ajak Mitra GoFood Kurangi Plastik

Gojek Ajak Mitra GoFood Kurangi Plastik
Gojek secara resmi mengumumkan inisiatif GoGreener. Inisiatif yang bertujuan ramah lingkungan yang hadir di layanan GoFood ini hasil kerja sama dengan Kementeriaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer Gojek Group mengatakan,
sebagai penyedia layanan pesan antar makanan, GoFood menyadari pentingnya menjaga lingkungan.

Inisitif ini dijalankan oleh layanan GoFood melalui pilihan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai (berbahan plastik, dalam pemesan makanan).

“Karenanya GoFood, berkolaborasi dengan Kementeriaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek fokus pada edukasi sikap bisnis dan kosumsi yang ramah lingkungan,” kata Catherine, di Jakarta (08/08/19).

Dikatakan Catherine, semoga ekosistemnya berkelanjutan, ada dua acara di inisiatif GoGreener, pertama hadirnya fitur pilihan alat makan sekali pakai di GoFood.

Ketika menentukan makanan, lanjut Catherine, sebelum masuk halaman chekout, konsumen harus menentukan opsi beli bila memerlukan alat makan sekali pakai.

“Saya melihat ada respon yang baik, semenjak dijalankan pada Juli lalu, yang klik beli hanya 1 persen, 99 persen tidak membeli alat makan sekali pakai, mirip sendok maupun garpu,” ujar Catherine.

Berikutnya dikatakan Catherine, kawan driver akan dibekali tas pengantaran khusus, dengan kompartemen yang lebih luas dan kualitas tinggi untuk menyimpan dan mengantar makanan, baik panas maupun dingin. Serta tahan cipratan air.

Sementara Novrizal Tahar, IPM, Direktur Pengelolaan Sampah, Kementeriaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan, melalui kerjasama ini, KLHK dan Gojek berkomitmen terus menghimbau masyarakat untuk mengambil tugas aktif dalam menjaga keberlangsungan.

Pemerintah, dikatakan Novrizal akan menyempurnakan kebijakan. Saat ini pemerintah telah mempunyai kebijakan pengolaan sampah secara nasional dengan terget pengurangan sampah 30 persen, dan penaganan sampah 70 persen terhadap timbunan sampah di 2025.

“Pemerintah dikala ini dalam proses akserasi penerapannya guna mencapai target, dan dengan kerja sama dengan Gojek jadi salah satu upaya untuk mencapai sasaran tersebut,” tutup Novrizal

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *