Ada Bug di Facebook Messenger Kids

Ada Bug di Facebook Messenger Kids

Facebook merilis layanan pesan instan Messenger khusus untuk belum dewasa berusia enam sampai 12 tahun bertajuk Messenger Kids dua tahun lalu. layanan ini memungkinkan belum dewasa untuk mendaftar, tanpa mempunyai akun Facebook.

Layanan pesan Facebook Messenger Kids ini ditujukan semoga anak kondusif ketika berkomunikasi dengan seseorang yang telah diizinkan.

Menjanjikan komunikasi kondusif bagi penggunanya, nyatanya diketahui ada bug di Facebook Messenger Kids, menciptakan orangtua menjadi khawatir.

Dilaporkan Forbes, bug tersebut memungkinkan anak untuk berkomunikasi dengan orang asing, hal ini yang dihindari bagi orangtua.

Bug juga tidak lagi menciptakan Facebook Messenger Kids kondusif bagi anak-anak. Mereka mampu berpartisipasi dalam grup dialog dewasa, tanpa izin dari orangtua mereka.

Pihak Facebook pun, melaporkan bahwa selama ahad lalu, perusahaan telah mengirim pesan kepada orangtua yang menyampaikan kesalahan teknis telah memungkinkan anak untuk menjadi bab dari kelompok yang tidak sah.

Facebook mengakui itu ialah kesalahan teknis dan telah menutup dialog grup tersebut. Masalah muncul ketika aplikasi memungkinkan sahabat yang telah disetujui mampu mengundang anak ke dalam grup chat, di mana anak ini mampu berkomunikasi dengan sahabat yang disetujui oleh sahabat pertama tersebut. Ini memungkinkan anak untuk berbicara dengan orang ajaib secara online.

Perusahaan juga menjanjikan kesalahan mirip itu tidak akan terjadi di periode depan.

Messenger Kids secara garis besar sama dengan aplikasi Messenger standar, yakni memungkinkan penggunanya bertukar teks, video, foto, dan GIF. Pengguna juga mampu memanfaatkan filter-filter untuk mengobrol maya.

Namun, dengan adanya Messeger Kids, orang renta tidak perlu khawatir, pasalnya dalam layanan ini ada yang membedakan ialah fitur pengontrolan orang renta (parental control).

Artinya sahabat atau anggota keluarga yang mampu bekerjasama dengan sang anak via Messenger Kids harus melewati persetujuan orang renta melalui akun Facebook mereka.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *