Bantu Turis Asing, Grab dan Splyt Berkolaborasi

Bantu Turis Asing, Grab dan Splyt Berkolaborasi

Grab dan Splyt Technologies mengumumkan kerja sama yang akan memudahkan wisatawan dalam mengakses layanan ride-hailing di penggalan dunia manapun. Splyt merupakan marketplace global yang menyampaikan pembayaran tersendiri.

Dalam eksplorasinya, wisatawan mancanegara kerap harus mengunduh aplikasi ride-hailing lokal, atau mengandalkan ketersediaan transportasi lokal dikala mereka berkunjung ke negara lain. Nah, kerja sama Grab dan Splyt memungkinkan wisatawan internasional untuk memesan kendaraan Grab di 336 kota di 8 negara Asia Tenggara melalui aplikasi pilihan mereka.

Pelanggan Ctrip dan AliPay yang berkunjung ke Asia Tenggara misalnya, sekarang sudah mampu memesan kendaraan Grab melalui aplikasi mereka, melalui sebuah solusi yang didukung Splyt. Kaprikornus tidak perlu unduh aplikasi Grab mandiri.

Sebaliknya, Grab dan Splyt juga akan bekerja sama untuk menyampaikan pelanggan Grab susukan ke aneka macam pilihan ride-hailing di penggalan dunia manapun. Ditargetkan untuk rampung tahun depan, tahap kedua kerja sama ini akan mengintegrasikan jaringan global kawan mobilitas Splyt dan Grab ke dalam aplikasi Grab.

Pengguna Grab yang bepergian ke luar Asia Tenggara mampu terus memesan kendaraan melalui aplikasi Grab, dan akan dilayani oleh kawan ride-hailing Splyt lainnya di negara tersebut. Wisatawan tetap mampu memakai aplikasi mereka dengan bahasa pilihan mereka, dan bahkan membayar dalam mata uang lokal mereka.

Grab juga berencana untuk menambah fitur mirip tips perjalanan dalam aplikasi, ulasan restoran, dan rekomendasi objek wisata, untuk menyampaikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi penggunanya.

“Kemitraan ini akan menyampaikan pilihan yang bermacam-macam bagi masyarakat Asia Tenggara yang kerap bepergian, menyampaikan mereka fasilitas untuk berwisata di seluruh dunia melalui aplikasi yang sudah mereka biasa gunakan dan percaya. Mereka mampu menentukan mobil, motor, atau bahkan moda transportasi lokal mirip TukTuk dan Bajay,” kata Mark Porter, Chief Technology Officer for Transport at Grab.

“Splyt mempunyai visi untuk menimbulkan perjalanan sebagai pengalaman global yang terhubung, dan kami bahagia mampu bekerja sama untuk memudahkan mobilitas di penggalan dunia manapun,” imbuhnya.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *