Serangan Balik Huawei Menghantam Verizon

Serangan Balik Huawei Menghantam Verizon

Dampak dari keputusan AS mengembargo Huawei mulai menjalar ke banyak sekali bidang. Langkah tersebut bahkan berpotensi membuat perang acuh taacuh teknologi dan merugikan perusahaan AS sendiri.

Huawei yang merasa dirugikan dengan manuver Presiden Donald Trump, bersiap untuk melaksanakan pembalasan. Menurut laporan Reuters, Huawei telah meminta kepada Verizon untuk membayar biaya lisensi untuk lebih dari 230 paten pembuat peralatan telekomunikasi China dan secara agregat mencapai lebih dari US$ 1 miliar.

Dokumen yang terungkap pada Rabu (12/6), menyatakan bahwa, Verizon harus membayar untuk “menyelesaikan problem lisensi paten,” tulis seorang direktur lisensi kekayaan intelektual Huawei pada bulan Februari, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan sebelumnya.

Paten tersebut meliputi peralatan jaringan untuk lebih dari 20 vendor perusahaan termasuk perusahaan teknologi utama AS tetapi vendor tersebut akan mengganti rugi Verizon. Beberapa perusahaan itu telah didekati eksklusif oleh Huawei, berdasarkan sumber tersebut.

Paten yang dipertanyakan berkisar dari peralatan jaringan inti, infrastruktur wireline sampai teknologi internet. Biaya lisensi untuk lebih dari 230 paten yang dicari yaitu lebih dari US$ 1 miliar.

Huawei telah berjuang melawan pemerintah A.S. selama lebih dari setahun. Pakar keamanan nasional khawatir bahwa agresi “pintu belakang” melalui router, sakelar, dan peralatan Huawei lainnya mampu memungkinkan China memata-matai komunikasi AS. Namun dengann tegas, Huawei membantah bahwa peralatan yang mereka gunakan akan membantu Tiongkok.

Perusahaan yang terlibat, termasuk Verizon telah memberi tahu pemerintah AS dan perselisihan itu terjadi di tengah pertikaian yang semakin meningkat antara Cina dan Amerika Serikat. Permintaan biaya lisensi mungkin lebih wacana pertempuran geopolitik antara China dan Amerika Serikat daripada undangan biaya paten.

Sejauh ini, perwakilan Huawei dan Verizon telah bertemu di New York pekan lalu. Kedua pihak berupaya membahas beberapa paten yang dipermasalahkan dan apakah Verizon memakai peralatan dari perusahaan lain yang mampu melanggar paten Huawei.

Juru bicara Verizon, Rich Young, menolak berkomentar “mengenai problem khusus ini alasannya yaitu ini merupakan problem aturan yang potensial.”

Namun, Young berkata, “Masalah-masalah ini lebih besar dari sekedar Verizon. Mengingat konteks geopolitik yang lebih luas, setiap problem yang melibatkan Huawei mempunyai implikasi bagi seluruh industri kami dan juga menyebabkan kekhawatiran nasional dan internasional. ”

Huawei dan operator nirkabel AS T-Mobile US Inc dan AT&T Inc tidak menanggapi undangan komentar Reuters. Sprint Corp menolak berkomentar.

Amerika Serikat bulan kemudian menempatkan Huawei dalam daftar hitam yang melarangnya melaksanakan bisnis dengan perusahaan-perusahaan AS dengan alasan keamanan tanpa persetujuan pemerintah. Kebijakan drastis itu pada hasilnya mendorong beberapa perusahaan teknologi global untuk menetapkan kekerabatan dengan pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *