Ekspansi Internasional Dorong Pendapatan Xiaomi

Ekspansi Internasional Dorong Pendapatan Xiaomi

Pendapatan Xiaomi melonjak pada Q1 2019, naik lebih dari 27% tahun-ke-tahun alasannya adalah perusahaan diuntungkan dari pertumbuhan di luar pasar dalam negeri.

Dalam laporan keuntungan rugi, Xiaomi melaporkan pendapatan CNY43,8 miliar (USD6,3 miliar) meningkat dari CNY34,4 miliar pada Q1 2018, dengan unit ponsel berakal mendorong penjualan, naik sebesar 16% menjadi CNY27 miliar.

Laba higienis yang dicetak Xiaomi sebesar CNY3.2 miliar dibandingkan dengan kerugian CNY7 miliar pada periode sebelumnya.

Xiaomi menyampaikan pengiriman smartphone mencapai 27,9 juta pada Q1, dengan Canalys menempatkan perusahaan di peringkat keempat secara global di pasar secara keseluruhan. Angka pengiriman menimbulkan kontroversi sehabis perusahaan menyebut analis baru-baru ini sebagai “tidak akurat dan tidak adil”.

Pernyataan tersebut menanggapi angka yang dipublikasikan oleh IDC. Sebelumnya, forum riset terkemuka itu mematok pengiriman Xiaomi sebesar pada 25 juta untuk Q1, sementara Strategy Analytics menyampaikan telah mencapai 27,5 juta.

Xiaomi menyampaikan “serangkaian adaptasi strategis di segmen ponsel cerdas kami sudah mulai berbuah”, termasuk peluncuran Redmi Note 7 Series di luar negeri pada Februari lalu, yang menghasilkan undangan tinggi.

Xiaomi juga menyampaikan menerima manfaat dari perluasan ke pasar menengah, pemisahan Redmi sebagai merek terpisah dan pertumbuhan di pasar dalam negeri.

“Rilis yang sukses dari model smartphone gres dan umpan balik pasar yang kami terima, membantu kami meningkatkan pangsa pasar pengiriman smartphone kami di daratan China pada kuartal pertama 2019,” terang perusahaan.

Ekspansi ke pasar global menciptakan kinerja Xiaomi membaik dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, pendapatan dari pasar internasional tumbuh 34,7% menjadi CNY16,8 miliar, dengan India menjadi pasar utama.

Selain dari bisnis smartphone, pendapatan dari IoT perusahaan dan segmen produk gaya hidup juga naik sebesar 56% menjadi CNY120 miliar, dengan TV berakal memimpin pertumbuhan.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *