Google Tidak Ingin Buru-Buru Luncurkan Ponsel Lipat

Google Tidak Ingin Buru-Buru Luncurkan Ponsel Lipat

Google tidak menapik sedang mempersiapkan ponsel lipatnya, dan bahkan telah mengajukan paten smartphone lipatnya. Namun, sejauh ini, Google tidak terburu-buru untuk bersaing di desain layar lipat untuk pasar ponsel pintar.

Seperti dilaporkan Tech Radar, Mario Queiroz, penanggung jawab pengembangan telepon Pixel untuk Google, mengakui bahwa faktor bentuk yang mampu dilipat yaitu sesuatu yang sedang dikerjakan perusahaan.

Dia mengatakan, bahwa ponsel yang mampu dilipat ini baik untuk konsumen yang ingin memakai layar berukuran besar, ia menyampaikan bahwa ini tidak cukup untuk menciptakan orang mengeluarkan sejumlah besar uang yang diharapkan untuk membeli perangkat semacam itu.

Walaupun tujuannya yaitu untuk menciptakan produk yang berdasarkan orang-orang harus dimiliki, ia menyampaikan bahwa ketika ini banyak hal yang masih harus dilakukan, untuk kini lipatan ini berada pada tahap menyenangkan untuk dimiliki.

“Kami benar-benar menciptakan prototipe teknologi. Kami sudah melakukannya semenjak lama,” kata Queiroz

Menurut ia Ponsel lipat bakal menjadi masa depan ponsel kelas atas. Lembaga riset Gartner memprediksi penjualan ponsel lipat akan mencapai 30 juta unit atau 5% dari total penjualan ponsel kelas atas.

Namun ponsel lipat kini sedang jadi sorotan sesudah Samsung Galaxy Fold yang mahal ternyata bermasalah terutama pada layarnya sesudah dilipat. Samsung telah menunda penjualan ponsel seharga US$1.980 atau setara Rp 28 juta ini sampai jangka waktu yang tidak ditentukan.

Untuk Google sendiri, perusahaan ini masih belum terang kapan Google akan membuatkan prototype smartphone layar lipat tersebut. Yang pasti, Queiroz menyatakan jikalau Google sama sekali belum punya planning untuk memasarkan smartphone layar lipat.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *