Q1-2019: Penjualan iPhone Anjlok Hingga 30%

Q1-2019: Penjualan iPhone Anjlok Hingga 30%

Setiap tiga bulan para investor mengantisipasi pencapaian Apple, ketika perusahaan raksasa itu, memberikan hasil kuartalannya. Pertanyaan mirip bagaimana nasib raksasa teknologi berbasis Cupertino ketika ini? Benarkah iPhone baik-baik saja atau sedang terpuruk?

Berbagai pertanyaan yang mengemuka, menawarkan bahwa penjualan produk-produk Apple, terutama iPhone sangat penting bagi pertumbuhan dan kinerja Apple.

Diketahui, Apple melaporkan pendapatan triwulanan pertama sepanjang 2019 sebesar US$ 58 miliar, turun 5% jikalau dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun 2018.

Sebagai tambang uang utama, iPhone berkontribusi US$ 31,05 miliar terhadap total pendapatan Apple. Jumlah itu juga turun dibandingkan tahun kemudian sebab pendapatan Apple dari iPhone pada kuartal yang sama tahun kemudian mencapai US$ 38 miliar.

Deretan angka-angka ini menawarkan bahwa iPhone tidak bekerja sebaik dulu. Meski demikian, smartphone premium itu, tetap menjadi bintang dalam portofolio Apple.

Pendapatan dari iPhone masih menyumbang sebagian besar ke kas raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California. Pada kuartal ini, sebanyak 53% dari total pendapatan Apple berasal dari iPhone.

Jadi, meskipun penjualan iPhone melambat dan beberapa problem yang dihadapi Apple di pasar-pasar utama mirip Cina, iPhone tetap menjadi faktor penyumbang terbesar bagi pertumbuhan Apple.

Karena Apple tidak benar-benar mengungkapkan jumlah unit iPhone yang dijualnya, sulit untuk mengetahui berapa persisnya iPhone yang terjual pada kuartal pertama 2019.

Namun, sebuah laporan oleh IDC menawarkan bahwa telah terjadi penurunan besar-besaran dalam jumlah iPhone yang terjual dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.

Menurut data IDC, Apple hanya mengirimkan 36,4 juta iPhone selama kuartal Maret. Itu berarti 30% lebih rendah pencapaian kuartal yang sama tahun lalu. Di Q1-2018, Apple bisa mengirimkan sekitar 52,2 juta unit iPhone.

Angka tersebut mengungkapkan, jumlah orang yang membeli iPhone tak lagi sebanyak tahun-tahun sebelumnya sebab aneka macam alasan.

Faktor utama yaitu harga yang tinggi dan perang dagang AS-Cina, yang menciptakan pengguna banyak beralih ke vendor lokal, mirip Huawei, Oppo, dan Vivo.

Meski demikian, dengan jutaan pengguna yang loyal, iPhone yaitu alasan mengapa Apple terus menerima miliaran dollar dari bisnis smartphone.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *