iPhone 11 Didukung Fitur Untuk Mendeteksi Bau Tak Sedap

Apple sedang menyiapkan iPhone generasi terbaru adalah iPhone 11. Kabarnya iPhone 11 digadang-gadang untuk mendongkrak penjualan iPhone XS Max yang kurang laku. Hal ini terlihat dari data penjualan Apple yang mengalami penurunan 3 persen pengiriman pada 2018.

Karena disiapkan untuk mendongkarak penjualan, kabarnya iPhone 11 hadir dengan fitur yang tidak biasa.

Dari paten yang didaftarkan Apple ke US Patent and Trademark Office (USPTO) dengan judul paten “Systems and Methods for Environment Sensing, paten mengungkap kalau kemampuan iPhone terbaru ini bisa mendeteksi senyawa kimia di udara.

Dan kemungkinan kemampuan iPhone terbaru ini bisa mendeteksi senyawa kimia di udara.

Seperti dilaporkan Tech Radar, tentunya hal tersebut bisa melindungi pengguna bila ada kejadian mirip menyebarnya gas beracun.

Sensor ini diyakini juga bisa mendeteksi bau-bauan dari ‘spesies kimiawi’, mirip aroma tubuh manusia. Nantinya, sinyal amis akan diolah dengan kecerdasan buatan dan membuat respons.

Ada juga paten lain dengan judul “Compact Particulate Material Sensor”. Paten akan membuat sensor pada iPhone 11 yang bisa mendeteksi polusi udara.Jadi, sensor bisa mendeteksi partikel udara yang sanggup membawa penyakit pernapasan.

Artinya, iPhone 11 akan mendukung fitur yang bisa mendeteksi amis tubuh penggunanya.

Jika sensor ini benar akan hadir pada iPhone 11, tentu otomatis akan menjadi fitur yang menarik, terlebih bagi negara-negara dengan iklim udara lembab dan membuat masyarakatnya gampang berkeringat, mirip Indonesia.

Sementara spesifikasi, kabarnya iPhone 11 didukung dua lens kamera, dengan kamera 3D gres untuk ponsel yang bisa mengubah segalanya dari game, komunikasi sampai berbelanja.

Untuk teknologi ini Apple telah bermitra dengan Sony semenjak lama. Chip 3D gres diperkirakan menggunakan teknologi yang memungkinkan pengguna sanggup menggunakan smartphone dalam jarak lima meter dan diklaim lebih unggul daripada pendekatan cahaya terstruktur dikala ini, yang mempunyai jarak lebih terbatas.

About the Author: kyak

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *